Faire de KBRI Rabat votre page de démarrage Ajouter KBRI Rabat à vos sites favoris Imprimer cette page
 
Casablanca


Sejarah

Didirikan oleh para saudagar Spanyol (1575) di lokasi bekas sebuah desa abad ke-12 yang disebut Anfa, tempat singgah bagi para perompak yang menyerang kapal-kapal yang datang dari pantai utara Maroko. Tak satupun yang tersisa dari kota perompak itu karena dihancurkan bangsa Portugal (1468). Setelah mereka kembali (1515), Casa Branca atau Casablanca dimanfaatkan sebagai pelabuhan kota dagang penting.

Setelah gempa bumi menghancurkannya (1755), Sultan Alawi membangunnya lagi. Dengan cepat para pemukim Perancis pindah ke dalam kota dan menjadi mayoritas penduduknya (sekitar 1907). Mereka membangun kembali pelabuhannya sebagai pelabuhan utama Maroko, mendorong cepatnya kemajuan perdagangan yang menggelembungkan jumlah penduduknya sampai 3,5 juta (1990), dibandingkan dengan 10.000 jiwa (1890).


Geografi
Sebagian titik pusat kota-yang jalanannya sempit dan rumah-rumah batanya terkesan dingin-masih terletak di bagian dalam tembok kota aslinya. Dengan luas 35 mil² (90 km²), Casablanca merupakan ibu kota bisnis dan ekonomi Maroko, ditunjang oleh pelabuhannya yang sibuk. Merupakan tempat bagi bank dan hotel mewah, lebih dari separuh transaksi perbankan dan produksi industri nasional berlangsung di sini.

Bagian kota ini juga merupakan pusat administrasi Casablanca, berlokasi di Lapangan PBB dan Lapangan Muhammad V. Sebagai pembatas area ini di daerah dekat pantai ialah vila dan taman milik warga. Di pinggirannya, kota kecil yang dipenuhi gubuk menjadi tempat tinggal penduduk Arab yang lebih miskin.

Mesjid Hasan II